Hydrochloric Acid Liquid 32% ( HCL 32% )

Hydrochloric Acid Liquid (HCL) pernah menjadi zat yang sangat penting dan sering digunakan dalam awal sejarahnya. Ia ditemukan oleh alkimiawan Persia Abu Musa Jabir bin Hayyan sekitar tahun 800. Senyawa ini digunakan sepanjang abad pertengahan oleh alkimiawan dalam pencariannya mencari batu filsuf, dan kemudian digunakan juga oleh ilmuwan Eropa termasuk GlauberPriestley, and Davy dalam rangka membangun pengetahuan kimia modern.

Sejak Revolusi Industri, senyawa ini menjadi sangat penting dan digunakan untuk berbagai tujuan, meliputi sebagai pereaksi dalam produksi massal senyawa kimia organik seperti vinil klorida untuk plastik PVC dan MDI/TDI untuk poliuretana. Kegunaan kecil lainnya meliputi penggunaan dalam pembersih rumah, produksi gelatinaditif makanan, dan pengolahan kulit. Sekitar 20 juta ton gas HCl diproduksi setiap tahun. pada abad ke-20 proses Leblanc digantikan dengan proses Slovay yang tidak menghasilkan asam klorida sebagai produk sampingan.

Hydrochloric Acid Liquid (HCL) dibuat dengan melarutkan hidrogen klorida ke dalam air. Hidrogen klorida dapat dihasilkan melalui beberapa cara. Produksi skala besar asam klorida hampir selalu merupakan produk sampingan dari produksi industri senyawa kimia lainnya.

Hydrochloric Acid Liquid (HCL) diproduksi dalam bentuk larutan 32% HCl (pekat). Konsentrasi yang lebih besar daripada 40% dimungkinkan secara kimiawi, namun laju penguapan sangatlah tinggi, sehingga penyimpanan dan penanganannya harus dilakukan dengan ekstra hati-hati, misalnya dalam suhu dan tekanan rendah. Konsentrasi HCl yang paling optimal untuk transportasi dengan meminimalisasi kehilangan produk karena penguapan adalah 30% sampai dengan 34%. Konsentrasi yang lebih tinggi memerlukan penambahan tekanan dan pendinginan untuk mengurangi kehilangan akibat penguapan. Di Amerika Serikat, larutan antara 20% hingga 32% dijual sebagai asam muriatat. Kandungan asam klorida pada kebanyakan cairan pembersih umumnya berkisar antara 10% sampai dengan 12%.  Cairan pembersih tersebut harus diencerkan terlebih dahulu sebelum digunakan.

Hydrochloric Acid Liquid (HCL)  adalah asam anorganik kuat yang digunakan dalam berbagai proses industri seperti pengolahan logam. Aplikasi ini sering menentukan kualitas produk yang diperlukan

Salah satu aplikasi yang paling penting dari asam klorida yaitu dalam pengawetan baja, untuk menghilangkan karat atau kerak oksida dari besi atau baja sebelum pengolahan selanjutnya, seperti ekstrusirollinggalvanisasi, dan teknik lainnya.

 

Penggunaan utama lain asam klorida adalah dalam produksi senyawa organik, seperti vinil klorida dan dikloroetana untuk PVC. Ini adalah penggunaan yang pasti namun terbatas, mengkonsumsi secara lokal produk asam klorida yang tidak pernah sampai ke pasar terbuka. Senyawa organik lainnya yang diproduksi dengan asam klorida termasuk bisphenol A untuk polikarbonatkarbon aktif, dan asam askorbat, serta berbagai produk farmasi.

Asam klorida digunakan untuk sejumlah besar aplikasi skala kecil, seperti pengolahan kulit, pemurnian garam dapur, pembersih rumah tangga  dan konstruksi bangunan.  Produksi minyak dapat dirangsang dengan menyuntikkan asam klorida ke dalam formasi batuan sumur minyak, melarutkan sebagian dari batu, dan menciptakan struktur berpori besar. Pengasaman sumur minyak adalah proses umum dalam industri produksi minyak Laut Utara.

Asam klorida telah digunakan untuk melarutkan kalsium karbonat, yaitu hal-hal seperti membersihkan kerak pada ketel dan untuk membersihkan lumpang pada pembuatan bata. Namun, ini merupakan cairan berbahaya yang harus digunakan dengan hati-hati. Ketika digunakan pada pembuatan bata reaksi dengan mortar hanya berlangsung sampai semua asam habis dikonversi, menghasilkan kalsium kloridakarbon dioksida, dan air:

Selain untuk pickling process pada industri baja, Hydrochloric Acid Liquid (HCL)  juga memiliki banyak manfaat. Berikut ini adalah beberapa manfaat atau kegunaan HCL  untuk industri.

  • Hydrochloric Acid Liquid (HCL) digunakan sebagai bahan kimia untuk meregenerasi resin kation yang sudah jenuh pada cation exchanger column, yang terdapat dalam fasilitas produksi air demineralisasi.
  • Hydrochloric Acid Liquid (HCL) digunakan dalam proses produksi vinyl chloride, yaitu bahan baku pembuat plastik PVC atau polyvinyl chloride.
  • Hydrochloric Acid Liquid (HCL) digunakan pula untuk proses pemurnian garam dapur.
  • Untuk keperluan pengaturan tingkat keasaman atau pH, peranan Hydrochloric Acid Liquid (HCL) juga sangat penting, yaitu diantaranya untuk mengatur pH pada air limbah.
  • Hydrochloric Acid Liquid (HCL)  terdapat pada produk rumah tangga seperti pembersih porselen. Dengan baunya yang sangat khas, anda akan dengan mudah dapat mengenali keberdaan asam klorida ini pada produk tersebut.
  • Hydrochloric Acid Liquid (HCL) dimanfaatkan untuk proses pengolahan kulit.
  • Hydrochloric Acid Liquid (HCL)  digunakan sebagai bahan baku pembuatan senyawa fluorocarbon seperti tetrafluoroethene, monomer dari poly(tetrafluoroethene).
  • Hydrochloric Acid Liquid (HCL)  digunakan pula dalam proses pembuatan senyawa anorganik seperti alumunium klorida.
  • Hydrochloric Acid Liquid (HCL)  digunakan pula pada proses produksi magnesium dan titanium.

Untuk menghilangkan noda di kamar mandi dan dapur, anda dapat pula menggunakan Hydrochloric Acid Liquid (HCL)   secara langsung. Tentu saja setelah anda encerkan. Namun perlu diingat, Hydrochloric Acid Liquid (HCL)  sangat korosif. Gunakan alat pelindung diri yang sesuai.

×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?